Cuaca hangat
musim semi baru terasa pada bulan April, dan bunga-bunga khususnya bunga sakura
mulai berkembang di daerah Kanto. Saat ini merupakan waktu yang tepat untu
menanam padi, karenanya musim semi juga dikenal sebagai awal musim bercocok
tanam.
Hal yang paling menarik pada bulan
April adalah mekarnya bunga sakura yang membuat taman-taman di Jepang
diselimuti warna pink. Di antara bermacam-macam jenis yan ada, jenis skura yang
paling banyak tumbuh adalah jenis somei yoshino dan yamazakura. Bunga yang
menjadi lambang negara Jepang ini mekar pertama kali di daerah selatan
kepulauan Jepang, mulai dari Okinawa, Kyuushuu, dan Shikoku. Semakin ke utara
kepulauan Jepang, bunga sakura tumbuh semakin lambat, bahkan di pulau paling
utara Hokkaido, sakura baru mekar pada bulan Mei. Mekarnya bunga sakura hanya
bertahan sekitar seminggu hingga sepuluh hari, karena itu orang Jepang
memenfaaatkan indahnya dengan Hanami.
Hanami memang di artikan sebagai melihat bunga, namun hal ini
terbatas untuk bunga sakura saja. Mereka biasanya berkumpul bersama keluarga
atau teman dan menggelar tikar di bawah pohon sakura sambil makan bento serta
minum bir atau sake yanng mereka bawa dari rumah. Meskipun sake tidak ada
kaitanya dengan sakura. Sedangkan, snack yang sering dinikmati pada saat hanami
adalah sakura-mochi. Kue ini tebuat dari tepung terigu yang diberi warna pink,
dan didalamnya diisi ank (pasta kacang merah) lalu dibungkus daun sakura yang
dikeringkan keindahan bunga sakura bahkan dinikmati pada senja hari, yang
dikenal dengan sebutan yozakura.
Musim semi bertepatan dengan musim panen teh, maka tak heran
kalau teh menjadi minuman favorit di musim itu. Selain teh, ada minuman yang
disebut dengan sakura-yu, berupa bunga sakura yang dikeringkan. Hidangan khas
musim semi sendiri tidak terlalu banyak jenisnya bila dibandingkan denga musim
dingin dan musim gugur. Biasanya hidangan musim semi yang sering disajikan
adalh sashimi dan rebung, karena pada musim nini rebung tumbuh dengan subur.
Akhir bulan Mei bunga sakura sudah berguguran dan cuaca di
daerah selatan kepulauan Jepang (Okinawa) mulai terasa panas, sekaligus
manandai bahwa musim semi akan berakhir.
Sumber:
Animonster # 74
1 komentar:
anyongggg
Posting Komentar