Kamis, 06 Juni 2013

Spring in Japan


Cuaca hangat musim semi baru terasa pada bulan April, dan bunga-bunga khususnya bunga sakura mulai berkembang di daerah Kanto. Saat ini merupakan waktu yang tepat untu menanam padi, karenanya musim semi juga dikenal sebagai awal musim bercocok tanam.
            Hal yang paling menarik pada bulan April adalah mekarnya bunga sakura yang membuat taman-taman di Jepang diselimuti warna pink. Di antara bermacam-macam jenis yan ada, jenis skura yang paling banyak tumbuh adalah jenis somei yoshino dan yamazakura. Bunga yang menjadi lambang negara Jepang ini mekar pertama kali di daerah selatan kepulauan Jepang, mulai dari Okinawa, Kyuushuu, dan Shikoku. Semakin ke utara kepulauan Jepang, bunga sakura tumbuh semakin lambat, bahkan di pulau paling utara Hokkaido, sakura baru mekar pada bulan Mei. Mekarnya bunga sakura hanya bertahan sekitar seminggu hingga sepuluh hari, karena itu orang Jepang memenfaaatkan indahnya dengan Hanami.
Hanami memang di artikan sebagai melihat bunga, namun hal ini terbatas untuk bunga sakura saja. Mereka biasanya berkumpul bersama keluarga atau teman dan menggelar tikar di bawah pohon sakura sambil makan bento serta minum bir atau sake yanng mereka bawa dari rumah. Meskipun sake tidak ada kaitanya dengan sakura. Sedangkan, snack yang sering dinikmati pada saat hanami adalah sakura-mochi. Kue ini tebuat dari tepung terigu yang diberi warna pink, dan didalamnya diisi ank (pasta kacang merah) lalu dibungkus daun sakura yang dikeringkan keindahan bunga sakura bahkan dinikmati pada senja hari, yang dikenal dengan sebutan yozakura.
Musim semi bertepatan dengan musim panen teh, maka tak heran kalau teh menjadi minuman favorit di musim itu. Selain teh, ada minuman yang disebut dengan sakura-yu, berupa bunga sakura yang dikeringkan. Hidangan khas musim semi sendiri tidak terlalu banyak jenisnya bila dibandingkan denga musim dingin dan musim gugur. Biasanya hidangan musim semi yang sering disajikan adalh sashimi dan rebung, karena pada musim nini rebung tumbuh dengan subur.
Akhir bulan Mei bunga sakura sudah berguguran dan cuaca di daerah selatan kepulauan Jepang (Okinawa) mulai terasa panas, sekaligus manandai bahwa musim semi akan berakhir.
Sumber: Animonster # 74

1 komentar:

Posting Komentar