Bertepatan dengan liburan Golden Week, ada sebuah festival
bernama Hamamatsu Matsuri (festival Hamamatsu) yang diadakan setiap tahunya
pada tanggal 3-5 Mei (bertepatan dengan kodomo no hi tanggal 5 Mei) di daerah
pantai Hamamatsu, prefektur Shizouka. Festival ini merupakan festival
layang-layang pada tahun baru. Festival Hamamatsu diadakan di pesisir panta
Nakatajima, dimana setiap tahunnya diikuti oleh ratusan tim yang mengenakan
happi (baju tradisional untuk matsuri), baik yang berasal dari daerah Hamamatsu
maupun dari daerah luar untuk mengadu dan memamerkan tako (layang-layang)
buatan daerahnya masing-masing dalam takoage gassen (pertarungan
layang-layang).
Festival
layang-layang pada Hamamatsu matsuri dimulai pertama kali pada masa Eiroku
(1558-1569). Saat itu kaisar Iiwo Buzen no Kami yang tinggal di Hamamatsu
menerbangkan layang-layag raksasa untuk merayakan kelahiran putera pertamanya
yang bernama Yoshino. Sang kaisar bahkan menuliskan nama anaknya pada
layng-layang tersebut. Beberapa pemuda yang kebetulan melihat layang-layang itu
lalu ikut membuat dan menerbangkan layang-layang raksasa.
Tradisi
menrbangkan layang-layang raksasa ini mulai terkenal pada tahun 1585. Pada
periode Meiji (1868-1912), distrik-distrik di luar Hamamatsu mulai membuat
layang-layang daerahnya masinng-masing (machijirushi tako), dan ikut serta
dalam Festival Hamamatsu. Festival Hamamatsu adalah festival layang-layang
daerah terbesar di Jepang, karena
hampira setiap tahunya jutaan orang dari luar daerah tumpah ruah di Hamamatsu
menyaksikan festival ini.
Sumber: Animonster
0 komentar:
Posting Komentar